Antara sedih dan senang. Emosi yang kehadirannya seringkali bercampur-aduk ini menjadi pembakar semangat  Tropical Forest di momen closing party Legi Pait Dua, Kamis, 20 Juni 2019.

Sedih, karena salah satu tongkrongan ikonik ini akan tutup. Senang, karena bisa berkumpul dengan banyak teman serta line up berbahaya seperti: Glorious Friends, Morisade, Time Bomb, Kosatos, Tahu BrontakO’s Tribe, Good Boy Jimmy, Brigade 07 dan Tani Maju.

“Sangat menyenangkan. Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan. Kami ikut menyayangkan atas penutupan cafenya. Padahal, baru kali pertama kami bermain di tempat paling hits di Kota Malang ini,” ucap Unyil, Vokalis Tropical Forrest Reggae seusai acara.

Lima hits menjadi persembahan bagi ratusan kolega yang sejak sore hadir memberi support.  Memenuhi setiap inci lantai coffee shop yang tak begitu luas ini dengan kegembiraan dan semangat hingga dini hari. Tak lupa, pesan perdamaian dan cintai lingkungan tetap disuarakan Tropical Forest.

“Tempat-tempat tongkrongan seperti ini sangat kami butuhkan, karena merekalah yang selalu bersinergi, peduli terhadap band dan komunitasnya untuk berkreasi,”.

Sejumlah seniman dan pegiat musik Malang Raya juga tampak hadir di coffee shop yang berdiri November 2016 ini. Legi Pait Dua (Jl. R. Tumenggung Suryo) adalah bagian dari Legi Pait (Jl. Pattimura, Klojen) yang sejak 2011 sudah menjadi ruang nyaman bagi publik Malang untuk bermusik, pemutaran film, berdiskusi, atau sekadar ngopi.

“Semoga kedepannya Legi Pait bisa menjadi tolok ukur untuk cafe-cafe lain di Kota Malang,” pungkas Unyil. Terima kasih Legi Pait Dua. Salam rimba!

Penulis & Foto : Wahyu Arif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *